Charles Barkley yang dikenal karena perjudian kompulsifnya mengatakan bahwa ketika ia meninggal, ia ingin abu kremasinya disebarkan di dalam kasino Las Vegas.
Selama karir NBA-nya Charles Barkley memang terkenal dengan perjudian kompulsifnya, ia pun saat ini menjadi anggota dari Basketball Hall of Fame. Diketahui Charles Barkley mendapatkan 11 kali NBA All-Star dan anggota “Dream Team” Olimpiade 1992
Charles Barkley Ingin Abu Kremasinya Disebarkan di Dua Tempat
Ketika berlangsungnya wawancara Inside the NBA TNT Arizona Sports menjelang musim NBA 2024-25 ia diajukan beberapa pertanyaan mengenai kota yang ia sebut sebagai rumah sejak awal tahun 1990-an, yaitu Phoenix.
Ia mengaku sangat senang tinggal di Phoenix dan tidak akan pernah meninggalkan Phoenix. Charles Barkley yang merupakan penduduk asli Alabama ini beberapa kali bercanda, salah satunya mengenai kematiannya. Di mana ia ingin ketika meninggal nanti abu kremasinya sebagian disebarkan di Phoenix dan sebagian lagi di kasino Las Vegas.
Ia tidak menjelaskan secara gamblang kasino Las Vegas mana yang dimaksud.
Kehilangan Jutaan Dolar di Lobi Kasino
Meski telah mengalami kehilangan uang senilai jutaan dolar di lobi kasino, namun Charles Barkley tidak menurunkan minatnya untuk terus bertaruh. Ia menjadi salah satu atlet populer yang dikenal dengan gangguan perjudian namun tetap terkendali.
Ia memperkirakan uang yang hilang mencapai $ 10 juta untuk berjudi selama karir 16 musimnya di NBA. Di tahun 2007 lalu ia pernah kehilangan uang $ 2,5 juta saat bermain blackjack dengan durasi waktu enam jam. Mengaku kepada media ia tidak menyesal dan bahkan ia mampu mengatasi kerugian yang dialami dan kemudian menikmatinya.
Ini bukanlah masalah, yang jadi masalah adalah jika anda menjadi pecandu narkoba atau alkohol. Saya melakukan judi karena terlalu banyak uang, selama saya terus melakukannya maka dianggap hal tersebut bukan masalah, ujar Barkley.
Meski demikian ia tetap menganggap hal tersebut adalah kebiasaan buruk, namun tetap melakukannya.
Punya Hutang di Wynn Las Vegas
Di tahun berikutnya (Mei 2008) kasino Wynn Las Vegas mengajukan keluhan terhadap Charles Barkley karena hutang sebesar $ 400 ribu yang belum dibayarkan, beberapa waktu kemudian ia melunasinya. Walaupun demikian ia tidak akan berjudi untuk satu atau dua tahun ke depan.
Pada biografi resminya Barkley mengatakan pada saat ia tumbuh dewasa, keluarganya menjalankan operasi perjudian bawah tanah dan menjual berbagai minuman keras yang dirampas di rumah mereka Alabama saat itu.
FanDuel menandatangani Charles Barkley sebagai brand ambassador di akhir 2020 lalu dalam promosi merek judi sportsbook dan game online. FanDuel mengatakan Charles Barkley sebagai ikon olahraga Amerika dan dianggap sebagai “royalti game” sehingga begitu cocok untuk perusahaan terkait.
Tinggalkan Balasan