Data Pengguna Bocor, Flutter Akui Insiden di Paddy Power & Betfair

·

Insiden bocornya data pengguna, Flutter Entertainment mengakui terjadinya insiden di Paddy Power dan Betfair.

Di pertengahan tahun 2025 ini, tepatnya pada tanggal 8 Juli lalu insiden data pribadi dan teknis telah dikompromikan dan berhasil dikendalikan. Flutter Entertainment telah mengonfirmasi adanya pelanggaran data yang mempengaruhi reputasi brand Paddy Power dan Betfair.

Detail Utama Insiden Kebocoran Data

Pelanggaran tersebut melibatkan kompromi informasi pribadi, seperti alamat email pengguna, nama pengguna, dan juga baris pertama alamat rumah serta kota. Gambar yang di-posting melalui media sosial menunjukkan seberapa jauh data tersebut diakses.

Perusahaan sebenarnya sudah melaporkan kejadian tidak menyenangkan ini, data teknis seperti alamat IP, ID perangkat, dan beberapa aktivitas dari akun baru yang turut terdampak. Memang tidak semua pengguna Paddy Power terkena dampaknya namun mayoritas informasi penting pengguna telah diketahui dan didiskusikan.

Telah Berhasil Dikendalikan

Flutter Entertainment telah memberikan peringatan ke pelanggan agar tetap waspada karena pelaku kejahatan bisa memanfaatkan data tersebut untuk menyamar sebagai pemilik akun atau phishing, meski sampai saat ini belum ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan. Bisa saja orang-orang tidak bertanggung jawab malah memanfaatkan situasi ini untuk hal-hal negatif yang pastinya sangat merugikan.

Baik Information Commissioner’s Office maupun Gambling Commission telah diberitahukan mengenai hal tersebut. Flutter Entertainment juga menyatakan bahwa pelanggaran data tersebut saat ini sudah bisa dikendalikan dan masalah sudah usai.

Hal tersebut sejalan dengan munculnya serangan siber terhadap British Horseracing Authority dan mencerminkan tren yang lebih luas lagi, di mana CEO Marks & Spencer sebelumnya mengatakan bahwa ada 43% bisnis di wilayah Inggris sudah mengalami serangan siber dalam kurun waktu 1 tahun terakhir.

Apa Kata Mereka?

Seorang juru bicara Flutter mengatakan bahwa:

“Kami dapat mengonfirmasikan bahwa bisnis Paddy Power dan Betfair beberapa waktu lalu mengalami insiden kebocoran data yang melibatkan informasi beberapa pengguna kami. Setelah mengetahui adanya insiden ini, kami segera memberitahukan ke regulator dan otoritas terkait, memulai penyelidikan secara penuh yang didukung oleh pihak keamanan IT eksternal dalam mencari solusi atas apa yang terjadi.”

“Kejadian ini membuat kami bisa lebih melindungi secara lebih baik untuk jaringan dan pelanggan kami. Akses ilegal telah dihapus dan insiden resmi dikendalikan. Dari penyelidikan yang kami lakukan dapat disimpulkan bahwa informasi tersebut memberikan dampak terbatas untuk akun betting tertentu.”

“Tidak ada kata sandi, dokumen identitas, maupun detail kartu pembayaran yang bisa dipakai dalam dampak tersebut. Kami saat ini menginformasikan ke semua pelanggan yang terdampak. Melindungi data serta keamanan para pelanggan merupakan prioritas kami yang utama” tambahnya.

Kesimpulan

Kejadian pelanggaran data oleh Paddy Power dan Betfair menegaskan kembali bahwa ancaman siber bisa terjadi di mana saja dan target utamanya adalah perusahaan besar. Memang Flutter sendiri sudah berhasil mengendalikan situasi dengan begitu cepat dan memastikan data-data pengguna yang sangat penting seperti detail pembayaran dan kata sandi tidak terdampak.

Meski demikian para pelanggan juga harus meningkatkan kewaspadaan terkait potensi upaya phishing yang bisa saja terjadi kapan pun. Serangan yang terjadi terkait organisasi lain di Inggris terus mengalami peningkatan, keamanan data saat ini jadi tantangan kritis yang perlu ditangani secara berkesinambungan oleh industri sejenis maupun sektor lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *